Menjadi Narasumber Kegiatan PKKMB di Kampus UNUGHA, Ini Pesan Kasdim Cilacap

Cilacap – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0703 Cilacap Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo mewakili Komandan Kodim menjadi narasumber dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Kampus UNUGHA Tahun 2021 dengan tema “Pembinaan Kesadaran Bela Negara”, bertempat di Ruang Dosen Gedung Al Ghazali II Lantai 1 UNUGHA, Jln. Kemerdekaan Barat No.17, Dusun. Gligir, Desa Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (1/9/2021).

Adapun narasumber lainya ada dari Polres Cilacap dalam hal ini Kabag Ops Polres Cilacap Kompol Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.l.K dan Dosen Unugha sekaligus Tokoh Agama/Ketua FKUB Cilacap H. Ahmad Soim El Amin, M.,Ag. Acara dipandu oleh Pembawa Acara mahasiswa Unugha Ulin Nuha dan diikuti secara virtual oleh para mahasiswa terkait.

Sebagai prajurit TNI yang dulu pernah mengenyam bangku kuliah, Kasdim tentu sudah paham dengan dunia kampus yang didalamnya berisi orang orang yang berintelektual, namun sebagai generasi penerus para mahasiswa baru perlu di didik dari segi karakter dengan wawasan bela negara agar mampu menumbuhkan nilai nilai nasionalisme yang kelak akan menjadi bekal sebagai pemimpin.

Kasdim mengatakan Bela Negara merupakan sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok atau seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara.

“Konsep tentang patriotisme seseorang, suatu kelompok, atau seluruh komponen dari suatu negara, secara fisik dapat diartikan sebagai usaha pertahanan dari segala bentuk AGHT (Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan) yang ada,” katanya.

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa upaya bela negara tidak hanya upaya memanggul senjata, adapun bagi pelajar bentuk bela negara adalah mematuhi semua tata tertib sekolah dengan tertib, mengikuti kegiatan belajar dan mengajar dan upacara dengan baik, menjaga nama baik sekolah, baik itu di dalam sekolah maupun luar sekolah.

“Sebagai mahasiswa dengan ilmu yang dimilikinya harus mampu mengantisipasi paham radikal/ terorisme, kita harus membentengi diri sendiri dengan iman dan takwa, jangan sampai masuk faham faham yang membenturkan agama dengan negara. Di negara kita kelihatannya tidak bersatu karena fanatisme yang berlebihan maka dari itu kita harus cerdas terhadap pihak yang akan memecah belah kesatuan kita, “tambahnya.

Lebih lanjut Kasdim berpesan agar para mahasiswa membentengi diri dengan keimanan agar kita tidak keluar dari norma norma agama.

“Tuntutan sekarang perkembangan teknologi bahwa kalian adalah kader penerus bangsa yang harus dibekali ilmu dan wawasan yang mumpuni dan harus kuat, dan jangan terprovokasi terhadap terhadap potensi adu domba dan para mahasiswa harus memilah setiap informasi yang diterima. Bekali diri kalian dengan ilmu agama untuk dapat membedakan mana yang baik dan mana buruk,” pesan Kasdim.

Sementara itu, Dosen sekaligus Ketua FKUB H. Ahmad Soim El Amin, M.,Ag menegaskan bahwa dalam Islam ada Khubul Waton minal iman begitu mengakar dalam diri anak bangsa untuk menciptakan rasa bela negara.

“Dalam peristiwa hijrah Nabi meninggalkan kota Mekah menuju Madinah, beliau memandang kota Mekah dan mengekspresikan rasa cintanya pada tanah kelahirannya. Nabi Muhammad mengatakan kalau masyarakat ku sendiri tidak mengusirku maka aku tidak akan meninggalkan kita mekah ini, ini menunjukkan rasa cinta tanah air Nabi pada tanah kelahiran nya, karena rasa cinta tanah air adalah sebagai fitrah manusia,” tegasnya.

Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *