Dusun Sukawera Kekeringan, BPBD Cilacap Dropping 10.000 Liter Air Bersih

Cilacap – Masyarakat Desa Bantar khususnya Dusun Sukawera saat ini sedang mengalami krisis air bersih, kekeringan yang melanda wilayah ini telah membuat warga setempat kesulitan memenuhi kebutuhan air.

Terkait hal tersebut, Babinsa Koramil 16 Wanareja Serda Aris Sutiyono melaksanakan pendampingan droping air bersih yang difasilitasi BPBD Kabupaten Cilacap guna mengatasi krisis air bersih di wilayah Dusun Sukawera tepat warga RT. 01, RT. 02 RW. 03 desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Rabu (25/8/2021).

Dijelaskan Babinsa Serda Aris Sutiyono terkait droping air bersih di wilayah binaan bahwa pengedropan air bersih di wilayah Desa Bantar, Dusun Sukawera merupakan permintaan dari pihak Pemerintah Desa Bantar.

“Diketahui Dusun Sukawera saat ini mengalami kekurangan air bersih akibat dampak musim kemarau dan ditambah lagi adanya gangguan kerusakan pompa PDAM yang sampai saat ini masih diperbaiki di PSDA Kabupaten Cilacap dan belum jadi,” jelasnya.

Untuk wilayah Desa Bantar sampai saat ini yang terdampak kekeringan yaitu warga Dusun Sukawera RT. 01 ,RT. 02 RW. 03. Sebelum datangnya bantuan air bersih, warga selama ini mengandalkan menggali lubang di bantaran Sungai Cilutung yang mulai mengering untuk memenuhi kebutuhan pokok air bersih untuk keperluan rumah tangga baik untuk minum , mandi maupun mencuci.

“Dan untuk mendapatkan air itu tidak mudah, warga harus bekerja keras dengan menempuh jarak tempuh sekitar 2 Km untuk menjangkaunya. Diperkirakan masih ada sumber mata air disana meskipun minim debitnya dan itu pun diatur dengan cara berkelompok per galian, “tambahnya.

Sementara itu, Staf Koordinator UPT BPBD Majenang dan Wanareja Basuki Rahmat mengatakan jumlah sumber air di wilayah Desa Bantar tergolong minim, dan sebagian warga saat ini mengandalkan bantuan pengedropan air bersih dari BPBD Kab Cilacap.

“Adapun jumlah sasaran bantuan BPBD sebanyak 77 kepala keluarga (KK) atau sekitar 309 jiwa, dengan jadwal dua kali Pengedropan total kapasitas¬† Volume 10.000 liter. Untuk armada mobil Tangki kapasitasnya 5000 liter. Untuk itu kami bersama¬† petugas BPBD dan Babinsa menghimbau kepada masyarakat Dusun Sokawera agar hemat dan efisien dalam penggunaan air sesuai kebutuhan,” kata Basuki.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Staf Koordinator UPT BPBD Majenang dan Wanareja Basuki Rahmat beserta pendamping, Staf pelaksana BPBD Majenang, Babinsa Serda Aris Sutiyono dan unsur Pemdes Bantar.

R16oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *