Upacara Pengibaran Bendera HUT ke 76 Kemerdekaan RI di Kabupaten Cilacap

Cilacap – Komandan Kodim (Dandim) 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, S.I.P mengikuti Upacara pengibaran bendera dalam rangka peringatan HUT ke 76 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021 tingkat Kabupaten Cilacap bertempat di halaman Pendopo Wijayakusuma Cakti, Jln. Jenderal Sudirman No. D-1 Cilacap, Selasa (17/8).

Hadir dalam kegiatan, Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos, Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf. Andi Afandi, S.I.P, (Kapolres Cilacap AKBP Dr. Leganek Mawardi, S.H., S.I.K., M.Si, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Timotius Tri Ari Mulyanto, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Cilacap  Sukri Sulimin, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Agama Cilacap Drs. H. Saefudin Turmudzy, M.H, Sekda Drs. Farid Ma’ruf, S.T., M.M, Wakil Ketua DPRD Kab. Cilacap Ibu Purwati dan jajaran Kadis Kabupaten Cilacap.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Komandan Upacara (Dan Up) Kapten Chb Sutarman, SH yang sehari hari menjabat sebagai Perwira  Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0703 Cilacap dan pejabat Perwira Upacara (Pa Up) Kapten Cpm Agus Santoso. Upacara bendera diikuti oleh perwakilan anggota dari Kodim 0703 Cilacap, Lanal Cilacap, Polres Cilacap dan perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Cilacap.

Dalam amanatnya Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan Irup H. Tatto Suwarto Pamuji mengatakan hari ini adalah tahun kedua kita merayakan kemerdekaan di tengah pandemi. Seratus ribu lebih saudara kita gugur, tiga juta lebih saudara kita merasakan perih. Banyak orang bertumbangan, pedagang, pengusaha, karyawan termasuk tenaga medis. Bukan hanya sektor perekonomian dan kesehatan, hampir seluruh ini kehidupan terkena pukulan telak pandemi ini. 

“Setiap hari, kabar orang meninggal maupun usaha yang gulung tikar kita dengar grup-grup whatsApp dan media sosial, berubah jadi naang penebar duka dan doa. Sedih, capek, marah dan muak bergantian masuk di dada, seolah-olah sudut untuk kita bahagia sudah tidak tersisa. Seolah-olah, kehidupan yang aman dan nyaman sudah tidak ada,” katanya.

Panjenengan (Kamu-red) semua jadi saksi betapa berat nya perjuangan kita, terlebih perjuangan teman teman tenaga medis untuk mengalahkan pandemi. Bahkan demi keselamatan kita, lebih dari 1400 tenaga kesehatan meninggal dunia, 110 di antaranya adalah tenaga kesehatan dari Jawa Tengah. 

“Maka di tengah upacara kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2021, saya ingin memberi hormat setinggi-tingginya kepada para tenaga kesehatan. Kami bersama kalian. Dengan gamat yang saya pakai ini, saya berharap dapat ketularan semangat dan spirit kemanusiaan para tenaga medis di tengah pandemi. Semangat dan spirit itu, juga saya harapkan menular pada panjenengan semua yang saat ini sedang menjalani isolasi Panjenengan tidak sendirian. Yang penting, kita harus terus berjuang untuk pulih dan meningkatkan imun, “tandasnya.

Lebih lanjut, “Saya berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa, agar seluruh rakyat Indonesia, seluruh bangsa Indonesia dibentuk karunia kekuatan hati dan pikiran untuk mewujudkan kemakmuran. Tidak mulai besok, tidak mulai lusa tapi mulai sekarang! MERDEKA!,” tutupnya.

Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *