Forkopimda Banyumas Gelar Rapat Koordinasi Membahas Penanganan Covid-19 dan Antisipasi Pemudik Lebaran

Banyumas – Dalam menghadapi bulan Ramadhan, serta evaluasi perkembangan  Covid-19 dan pasien Covid yang ada di Banyumas, serta menyikapi pemudik yang akan datang ke Banyumas, Forkopimda Banyumas menggelar rapat Koordinasi membahas tentang penanganan Covid-19 dan antisipasi mudik lebaran 2021, yang diselenggarakan di ruang Joko Kaiman pendopo kabupaten Banyumas Jln. kabupaten, kelurahan Sokanegara, kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas. Kamis 15/04/2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ir. H. Achmad Husain (Bupati Banyumas), dr. Budi Setiawan (Ketua DPRD Kab. Banyumas), Letkol Inf. Chandra, S.E., M.I.Pol (Dandim 0701/Banyumas), AKBP Kristanto Yoga Darmawan, S.H., S.I.K (Wakapolresta Banyumas), Drs. Sadewo Tri Lastiyono (Wakil Bupati Banyumas), Sunarwan SH. MH (Kajari Purwokerto), Ibu Dra. Soimah S.H, M.H (Kajari Banyumas), Abdullah Mahrus, S.H., M.H.,(Ketua Pengadilan Negeri Banyumas), Muhammad Arif Nuryanta, S.H.,M.H. (Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto), dr. Widyana Grehastuti Sp.OG, M.Si, Med (Direktur RSUD Ajibarang), dr Dani Esti Novia (Direktur RSUD Banyumas), Drs. Setia Rahendra, M.Si (Kakesbangpol Kab. Banyumas), Aksin Aidi Fanani, M.Ag (Kakankemenag Kab. Banyumas), Drs. K.H. Taefur Arafat, M.Pd. (Ketua MUI Banyumas), Dr. KH. Mughni Labib, M.Ag (Rois Syuriah PCNU Kab. Banyumas), KH. Sabar Munanto Sag. M.pdi (Ketua PC NU Kab. Banyumas), Ibnu Hasan S.ag (Ketua PD Muhamaddiyah Kab. Banyumas), Dr KH M Raqib M. Ag (Ketua FKUB. Banyumas).

Selaku pimpinan rapat Ir. Achmad Husein Bupati Banyumas menyampaikan bahwa rapat kita pada hari ini khusus membahas tingkat perekonomian di Banyumas yang berjalan sangat lambat dan tingkat kematian yang naik di bulan ini. Tingkat jumlah kematian di awal bulan sudah sangat menurun, tetapi akhir ini ada peningkatan.

Kejenuhan masyarakat dengan Covid-19. Jadi langkah kita, ada 2 hal yang bisa kita lakukan yaitu di tingkat RT, dan melakukan vaksinasi cepat dan secara besar besaran terhadap lansia. Tegas Bupati.

Kita sudah memerintahkan untuk rumah sakit yang tidak mempunyai fasilitas lengkap, dalam hal ini ICU Covid, dilarang melayani Pasien Covid-19. Operasi masker pada bulan Ramadhan secara masal harus tetap kita lakukan minimal 1 minggu 1 kali. Tambah bupati.

Kondisi Banyumas yang sudah bagus ini bisa kita pertahankan, jika pemudik tidak datang, jadi kesimpulannya semoga pemudik tidak masuk Banyumas, kalaupun masuk harus dipastikan dalam keadaan sehat.

Untuk Sholat tarawih dan sholat Idul Fitri sudah diperbolehkan tetapi dengan menerapkan Prokes yang ketat. Pungkas Bupati.

Dalam kesempatan itu Letkol Inf Candra S.E. M.I. Pol (Dandim 0701/Banyumas) menyampaikan  bahwa dalam penanganan Covid-19 di wilayah Banyumas titik fokus kita adalah komorbid, sehingga sosialisasi di tingkat RT harus tetap berjalan. Sehingga pengawasan terhadap komorbid selalu terjaga.

Untuk kegiatan operasi masker tetap harus terus kita lakukan sampai tingkat paling bawah, saya sudah meminta Babinsa yang tergabung satgas Covid-19 untuk tetap bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dan satgas Covid-19 agar tetap melakukan operasi masker pada jam-jam rawan.

Menghadapi bulan suci ramadhan dan idul fitri 1442 H, kegiatan tarawih dan sholat ied perlu kita awasi secara ketat, satgas Covid-19 tetap sosialisasikan agar masyarakat tetap menjaga protocol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan.  

(AuL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *