Babinsa Koptu Suhardin Monitoring Pemakaman Suspect Covid di TPU Kali Bening

Cilacap – Babinsa Koramil 02 Jeruklegi Koptu Suhardin mewakili Danramil melaksanakan monitoring pemakaman salah seorang warga suspect Covid-19 asal Desa Prapagan, bertempat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kali Bening, Desa Prapagan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Minggu (14/2).

Tampak hadir, Kasi Trantib Kecamatan Jeruklegi Bp.Syihab Alfaritsi, S.Sos, Danramil Jeruklegi diwakili Koptu Suhardin, Kapolsek Jeruklegi diwakili Kanit Intelkam Polsek Jeruklegi Aiptu Sudiyanto beserta anggota, Kepala Puskesmas II Jeruklegi diwakili Bidan Desa Prapagan Nuri Widiyatun, A.Md Keb, Kepala Desa Prapagan Dasro, Sekdes Prapagan Ibu Mustiyani, S.Si, perwakilan keluarga dan petugas pemakaman.

Dijelaskan Babinsa Koptu Suhardin, Salah satu warga Desa Prapagan, SY (56) yang sehari hari menjadi perangkat desa setempat memiliki riwayat penyakit diabetes yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Adapun kronologi kejadian, pada hari Sabtu, 6 Februari 2021, pasien SY masuk dan dirawat inap di RSUD Cilacap dengan keluhan demam dan sesak nafas. Pasien selanjutnya menjalani test swab dan hasil swab yang bersangkutan terkonfirmasi positif covid 19,” jelasnya.

Diketahui, pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2021, kondisi pasien semakin menurun dan sekitar pukul 12.30 WIB, SY dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.

” Selanjutnya dilaksanakan pemulasaran jenazah di RSUD Cilacap dan bersama Satgas Covid Kecamatan Jeruklegi dan Satgas Covid Desa Prapagan menyiapkan pemakaman secara protokoler covid terkait status almarhumah adalah pasien terkonfirmasi positif covid 19,” tambahnya.

Adapun langkah – langkah Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jeruklegi memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan memerintahkan kepada Tim Satgas Covid 19 Desa Prapagan untuk mengaktifkan satgas jogo tonggo dan memberi bantuan kepada keluarga almarhum.

“Sebelum pelaksanaan Tim Satgas Covid-19 Desa Prapagan melakukan penyemprotan disinfektan pada Ambulan pengangkut jenazah dan jalur jalan sampai makam, untuk menjamin keamanan dari penularan virus Covid-19,” pungkasnya.Oke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *